Menurut (Fachrudin,
2000), untuk tumbuh dan berkembang, tamanan kacang tanah memerlukan persyaratan
tumbuh tertentu. Persyaratan ini meliputi faktor kondisi tanah dan iklim. Kedua
faktor tersebut akan sangat mempengaruhi penentuan saat tanam yang tepat.
a.
Keadaan tanah
Kacang
tanah tidak terlalu memilih jenis tanah. Pada tanah berat (heavy clay/fine texture
soil), kacang tanah masih dapat dihasilkan jika pengolahan tanahnya
dilakukan dengan baik. Tetapi tanaman kacang tanah dapat tumbuh optimal pada
tanah ringan (loamy sand, sandy loan, dan sandy clay) yang cukup mengandung unsur
hara. Tanah ringan tersebut umumnya gembur sehingga memungkinkan akar tumbuh
dengan baik, dan lebih banyak polong yang terbentuk.
Kacang
tanah masih mampu tumbuh dengan cukup baik pada tanah asam (pH 5,0), tetapi
peka terhadap tanah basa. Keasaman tanah (pH) tanah yang ideal bagi kacang
tanah berkisar antara 6,0-7,0. Pada pH tanah antara 7,5-8,0 daun akan menguning
dan akan terjadi bercak hitam pada polong. Dengan demikian, kualitas dan
kuantitas produksi polong akan menurun.
b.
Keadaan iklim
Kacang
tanah umumnya tumbuh di iklim kering, pada daerah (zo-ne) tipe iklim E (terjadi
3 bulan basah berturut-turut), tipe iklim D3 (terjadi 3-4 bulan
basah berturut-turut dan 4-6 bulan kering berturut-turut), dan tipe iklim C3
(terjadi 5-6 bulan basah berturut-turut dan 4-6 bulan berturut-turut). Suhu
amat berpengaruh terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan awal. Pada suhu
kurang dari 18oC, laju perkecambahan rendah. Pertumbuhan kacang
tanah meningkat sejalan dengan peningkatan suhu dari 20oC menjadi 30oC.
Jumlah
dan distribusi curah hujan sangat berpengaruh terhadap produksi kacang tanah.
Hujan yang cukup pada saat tanam sangat dibutuhkan agar tanaman dapat
berkecambah dengan baik. Distribusi curah hujan yang merata selama periode
tumbuh akan menjamin keberhasilan pertumbuhan vegetatif.
Kelembaban
tanah yang cukup pada fase awal pertumbuhan, fase berbunga, dan fase
pembentukan polong sangat penting untuk mendapatkan produksi yang tinggi.
c. Waktu tanam
Pada lahan kering, kacang tanah dapat ditanam sepanjang tahun yaitu pada musim kemarau I (Maret/April – Juni/Juli), musim kemarau II (Juni/Juli – September/Oktober), dan pada musim hujan (November/Desember – Februari/Maret).
Referensi :
Fachrudin, L. 2000. Budidaya Kacang-Kacangan. Kanisius. Yogyakarta. 118 hal.
No comments:
Post a Comment