Friday, March 12, 2021

Tahapan Pasca Panen

 



Tahapan Pasca, yaitu :

1.      Bongkar Muat

Bongkar muat biasanya dilakukan bagi lokasi produksi yang jauh dari bangsal pascapanen. Bongkar muat merupakan kegiatan memindahkan produk hasil panen dari tempat pengumpulan sementara ke dalam bangsal penanganan pascapanen.

2.      Penyejukan/Pre Cooling

Penyejukan/Pre Cooling merupakan upaya untuk menghilangkan panas lapang pada produk yang baru saja dipanen. Penyejukan harus dilakukan dengan memperhatikan sirkulasi udara atau air yang baik, merata, waktu yang cukup dan tidak menggunakan bahan yang dapat mencemari produk yang telah di panen.

3.      Penyembuhan Luka/Curing

Penyembuhan luka pada buah atau sayuran yaitu pembiaran /pendiaman beberapa waktu agar luka yang terjadi karena perlakuan ketika pasca panen yang membuat luka tersebut dapat menutup/pulih.

4.      Perompesan/Trimming

Perompesan yaitu kegiatan memisahkan atau membuang bagian produk yang tidak diinginkan seperti memotong tangkai, membuang daun, akar, dan bagian tertentu yang tidak diperlukan lagi.Sebaiknya menggunakan cara dan alat yang tidak merusak produk dan menyediakan wadah/tempat untuk menampung sampah/sisa-sisa bagian tanaman yang dibuang.

5.      Perbaikan Warna/Degreening

Perbaikan warna merupakan kegiatan memperbaiki warna buah yang hijau dan tidak merata menjadi warna yang merata dan cerah .

6.      Pewarnaan Bunga Potong

Pewarnaan bunga adalah kegiatan melalui proses biologis yang dilakukan secara artificial dengan pemberian warna baru pada bunga menggunakan zat warna tertentu agar menjadi lebih beragam warnanya sehingga penampilan menjadi lebih asri dan menarik. Metode pewarnaan dapat dilakukan dengan perendaman atau penyemprotan dengan pewarna bentuk cair maupun padat yang dicairkan.

7.      Penyortiran

 Penyortiran adalah kegiatan pemilahan hasil panen yang baik, yang sehat, dan dari benda asing lainnya. Sortasi harus dilakukan dengan hati-hati agar hasil panen tidak rusak. Sortasi dapat menggunakan alat atau mesin sesuai sifat dan karakteristik produk hortikultura sendiri.

 

8.      Pembersihan

 Pembersihan merupakan kegiatan menghilangkan kotoran fisik, kimiawi, dan biologis.Pembersihan hasil panen dapat dilakukan dengan pencucian, perendaman, penyikatan, pengelapan, penampian, pengayakan, dan penghembusan. Air untuk mencuci hasil panen harus dengan mutu air bersih sesuai dengan peruntukannya agar tidak terkontaminasi dengan organisme dan bahan pencemar lainnya. Sikat untuk membersihkan hasil panen harus lembut agar tidak melukai hasil panen. Kain lap harus bersih dan bebas dari kuman atau kotoran .

9.      Pengeringan

 Pengeringan merupakan perlakuan untuk menurunkan kadar air pada produk atau menghilangkan air pada permukaan kulit produk hortikultura guna menjaga kualitas agar tidak mudah rusak dan dapat disimpan lama. Alat yang digunakan untuk pengeringan antara lain alat pengering, sinar matahari, oven, blower, dan freeze dryer.

10.  Pengkelasan

 Pengkelasan atau pemilahan (grading) merupakan kegiatan pengelompokan produk hortikultura hasil sortasi/pemilahan berdasarkan kriteria yang telah disepakati atau standar mutu yang digunakan untuk produk tersebut. Pemilahan produk hortikutura dapat dilakukan secara manual dengan melibatkan banyak tenaga kerja atau secara mekanis menggunakan mesin pemilah (grader).

11.  Perlakuan/Treatment

Perlakuan merupakan upaya untuk  melindungi produk dari evapotranspirasi, kontaminasi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina dengan perlakuan khusus antara lain pelapisan, pencelupan, perendaman, pembungkusan, pemanasan, fumigasi, pemberian bahan tertentu, dan iradiasi.Serta memperbaiki rasa/tampilan/aroma atau mempercepat pematangan jenis produk hortikultura tertentu.

12.  Pengemasan

Pengemasan merupakan kegiatan untuk mewadahi dan/atau membungkus sesuai dengan karakteristik produk. Pengemasan produk hortikultura dapat dilakukan secara manual maupun mekanis tergantung dari jumlah dan jenis produk hortikultura .Bahan kemasan dapat terbuat dari bambu, kayu, plastik, karton dan aluminium foil dan bahan lainnya yang bersih dan bebas cemaran sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh masing-masing produk.

13.  Pelabelan

 Pelabelan merupakan keterangan tertulis yang diberikan baik kepada produk hortikultura maupun kemasan yang digunakan sebagai informasi tentang identitas produk hortikultura sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

14.  Penyimpanan

Penyimpanan merupakan kegiatan untuk mengamankan produk hortikultura sebelum diproses atau dikirim. Kondisi wadah, ruang, suhu, kelembaban dan atmosfer penyimpanan disesuaikan dengan karakteristik produk dan tujuan penyimpanan.

15.  Pengangkutan/Distribusi

Pengangkutan atau distribusi merupakan upaya memindahkan produk dari tempat pengumpulan sementara ke bangsal pascapanen dan selama proses di dalam bangsal pascapanen, serta dari bangsal pascapanen ke konsumen.

 Dapus : Permentan,2013. Pedoman panen, pascapanen, dan pengelolaan bangsal pascapanen hortikultura yang baik . Jakarta : Kemenkumham

1 comment: