Tahapan Pasca, yaitu :
1. Bongkar
Muat
Bongkar muat biasanya
dilakukan bagi lokasi produksi yang jauh dari bangsal pascapanen. Bongkar muat
merupakan kegiatan memindahkan produk hasil panen dari tempat pengumpulan sementara
ke dalam bangsal penanganan pascapanen.
2. Penyejukan/Pre
Cooling
Penyejukan/Pre Cooling
merupakan upaya untuk menghilangkan panas lapang pada produk yang baru saja
dipanen. Penyejukan harus dilakukan dengan memperhatikan sirkulasi udara atau
air yang baik, merata, waktu yang cukup dan tidak menggunakan bahan yang dapat
mencemari produk yang telah di panen.
3. Penyembuhan
Luka/Curing
Penyembuhan luka pada
buah atau sayuran yaitu pembiaran /pendiaman beberapa waktu agar luka yang
terjadi karena perlakuan ketika pasca panen yang membuat luka tersebut dapat
menutup/pulih.
4. Perompesan/Trimming
Perompesan yaitu kegiatan
memisahkan atau membuang bagian produk yang tidak diinginkan seperti memotong
tangkai, membuang daun, akar, dan bagian tertentu yang tidak diperlukan lagi.Sebaiknya
menggunakan cara dan alat yang tidak merusak produk dan menyediakan
wadah/tempat untuk menampung sampah/sisa-sisa bagian tanaman yang dibuang.
5. Perbaikan
Warna/Degreening
Perbaikan warna merupakan
kegiatan memperbaiki warna buah yang hijau dan tidak merata menjadi warna yang merata
dan cerah .
6. Pewarnaan
Bunga Potong
Pewarnaan bunga adalah
kegiatan melalui proses biologis yang dilakukan secara artificial dengan
pemberian warna baru pada bunga menggunakan zat warna tertentu agar menjadi
lebih beragam warnanya sehingga penampilan menjadi lebih asri dan menarik.
Metode pewarnaan dapat dilakukan dengan perendaman atau penyemprotan dengan
pewarna bentuk cair maupun padat yang dicairkan.
7. Penyortiran
Penyortiran adalah kegiatan pemilahan hasil
panen yang baik, yang sehat, dan dari benda asing lainnya. Sortasi harus
dilakukan dengan hati-hati agar hasil panen tidak rusak. Sortasi dapat
menggunakan alat atau mesin sesuai sifat dan karakteristik produk hortikultura
sendiri.
8.
Pembersihan
Pembersihan merupakan kegiatan menghilangkan
kotoran fisik, kimiawi, dan biologis.Pembersihan hasil panen dapat dilakukan
dengan pencucian, perendaman, penyikatan, pengelapan, penampian, pengayakan,
dan penghembusan. Air untuk mencuci hasil panen harus dengan mutu air bersih
sesuai dengan peruntukannya agar tidak terkontaminasi dengan organisme dan
bahan pencemar lainnya. Sikat untuk membersihkan hasil panen harus lembut agar
tidak melukai hasil panen. Kain lap harus bersih dan bebas dari kuman atau
kotoran .
9.
Pengeringan
Pengeringan merupakan perlakuan untuk
menurunkan kadar air pada produk atau menghilangkan air pada permukaan kulit
produk hortikultura guna menjaga kualitas agar tidak mudah rusak dan dapat
disimpan lama. Alat yang digunakan untuk pengeringan antara lain alat
pengering, sinar matahari, oven, blower, dan freeze dryer.
10. Pengkelasan
Pengkelasan atau pemilahan (grading) merupakan
kegiatan pengelompokan produk hortikultura hasil sortasi/pemilahan berdasarkan
kriteria yang telah disepakati atau standar mutu yang digunakan untuk produk
tersebut. Pemilahan produk hortikutura dapat dilakukan secara manual dengan
melibatkan banyak tenaga kerja atau secara mekanis menggunakan mesin pemilah
(grader).
11. Perlakuan/Treatment
Perlakuan
merupakan upaya untuk melindungi produk
dari evapotranspirasi, kontaminasi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina
dengan perlakuan khusus antara lain pelapisan, pencelupan, perendaman,
pembungkusan, pemanasan, fumigasi, pemberian bahan tertentu, dan iradiasi.Serta
memperbaiki rasa/tampilan/aroma atau mempercepat pematangan jenis produk
hortikultura tertentu.
12. Pengemasan
Pengemasan
merupakan kegiatan untuk mewadahi dan/atau membungkus sesuai dengan
karakteristik produk. Pengemasan produk hortikultura dapat dilakukan secara
manual maupun mekanis tergantung dari jumlah dan jenis produk hortikultura .Bahan
kemasan dapat terbuat dari bambu, kayu, plastik, karton dan aluminium foil dan
bahan lainnya yang bersih dan bebas cemaran sesuai dengan standar yang
dibutuhkan oleh masing-masing produk.
13. Pelabelan
Pelabelan merupakan keterangan tertulis yang
diberikan baik kepada produk hortikultura maupun kemasan yang digunakan sebagai
informasi tentang identitas produk hortikultura sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.
14. Penyimpanan
Penyimpanan
merupakan kegiatan untuk mengamankan produk hortikultura sebelum diproses atau
dikirim. Kondisi wadah, ruang, suhu, kelembaban dan atmosfer penyimpanan
disesuaikan dengan karakteristik produk dan tujuan penyimpanan.
15. Pengangkutan/Distribusi
Pengangkutan
atau distribusi merupakan upaya memindahkan produk dari tempat pengumpulan
sementara ke bangsal pascapanen dan selama proses di dalam bangsal pascapanen,
serta dari bangsal pascapanen ke konsumen.
Dapus : Permentan,2013. Pedoman panen, pascapanen, dan
pengelolaan bangsal pascapanen hortikultura yang baik . Jakarta : Kemenkumham

Mantuls guys
ReplyDelete